Terhadap kondisi seperti itu, terdapat seorang insan kampus yang menunjukkan kepeduliannya atas betapa rentannya gangguan kesehatan yang dialami seorang anggota polantas saat bertugas di jalanan yang dipenuhi dengan debu.
Seperti yang terjadi di perempatan jalan Arupala dengan Samata kab. Gowa Sulsel, seorang mahasiswi bernama Syarifa Cahyanti dari STIKES Mega Rezki saat melintas di jalanan tersebut, tiba-tiba turun dari motornya lalu mendekati Briptu Muh. Ramli, anggota Satlantas Polres Gowa. Syarifa yang mahasiswa jurusan kebidanan itu meminta izin lalu memasangi tutup hidung pelindung debu ke wajah Briptu Muh. Ramli.
“Ini bukan bentuk aksi. Ini sikap spontanitas saya melihat polisi itu berada di tengah jalan yang padat dengan debu,” ujar Syarifa kepada wartawan.
Seperti diketahui, kondisi perempatan jalan Arupala dengan jalan poros samata kab. Gowa pada jam-jam tertentu cukup rentan dengan kemacetan. Selain padat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, juga dipadati dengan truk pengangkut tanah timbunan perumahan, dan diperparah oleh kondisi jalan yang rusak berat.
Pada saat diguyur hujan, jalan tersebut dipenuhi dengan lumpur dan genangan air. Dan ketika terik matahari, jalan tersebut dipenuhi dengan debu yang tebal. (Iskandar-A.Baso)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !